Pendidikan Jasmani adalah mata pelajaran yang diikuti seluruh siswa, yang mempunyai ciri khas sendiri yakni memberikan pengetahuan, keterampilan gerak, peningkatan kebugaran jasmani, sikap-sikap positif melalui pengalaman gerak

Selasa, 22 Februari 2011

Prinsip Kebugaran Jasmani


Kebugaran jasmani adalah salah satu indikator keberhasilan dari pemberian materi/aktivitas di kelas penjaskes. Terlebih jika siswa/i kita mampu membuat program untuk menjaga atau bahkan meningkatkan kebugarannya. Kebugaran jasmani mempunyai beberapa istilah, seperti pada slide berikut:
 
I
Definisi diatas lebih mempunyai arti kebugaran secara umum (kebugaran dinamis) seperti pada gambar dibawah yang menunjukan 3 kategori kebugaran jasmani.



Kebugaran statis berarti untuk individu yang memiliki tingkat aktivitas fisiknya sangat rendah. Bisa dikatakan bahwa orang yang melakukan latihan kurang dari satu kali per minggu termasuk dalam kategori tersebut, dimana dia mempunyai kesehatan tetapi tidak dalam hal kebugaran.


Kebugaran dinamis seperti yang telah disebutkan diatas adalah yang kita ingin berikan kepada siswa/i kita. Mereka sudah cukup dianggap orang yang terdidik jasmaninya jika mempunyai kebugaran dinamis karena telah mencapai salah satu dari indikator dari keberhasilan program penjas, yaitu kebugaran.


Kebugaran motoris ada pada seorang atlet. Seorang atlet sebaiknya mempunyai kebugaran dinamis yang baik dan selanjutnya dia melatih kebugaran motorisnya sesuai dengan skill yang dibutuhkan dalam cabang olahraga yang dipilihnya



Secara umum, kebugaran jasmani mempunyai dua komponen, yaitu kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan dan kebugaran yang berhubungan dengan keterampilan. Walaupun demikian, ada beberapa literatur yang memasukan wellness sebagai bagian dari komponen kebugaran. Wellness disini diartikan sebagai kesehatan mental, bagaimana seseorang mampu mengatasi stress mulai dari yang stress ringan sampai yang berat. Bagaimanapun, kebugaran dan kesehatan berhubungan erat.



Seperti uraian yang telah disebutkan diatas mengenai kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, uraian dibawah ini akan menjelaskan secara lebih rinci. 


Daya tahan paru-jantung

Banyak istilah yang mengartikan daya tahan paru-jantung. Semua ini tidak lepas dari cardiac (jantung), respiratory (pernafasan), dan vascular (pembuluh darah). Intinya adalah seseorang yang mempunyai 3 sistem tersebut secara baik mereka dikatakan bugar, contoh saat kita dapat bernafas dengan kualitas yang baik (respiratory), seletah bernafas jantung kita mampu mempompa dengan efektif dan efisien (cardiac), dan dilanjutkan dengan lancarnya peredaran darah yang membawa banyak hal pada darah kita (vascular). Jika semua sistem itu dapat berjalan dengan lancar maka hidup kita dikatakan bugar dan sehat. Dengan demikian, daya tahan paru-jantung ini diyakini sebagai bagian penting dari kebugaran jasmani.
Kita dapat melihat di sekolah-sekolah pada saat kelas pendidikan jasmani dan kesehatan, dimana jika ada tes kebugaran jasmani para guru penjas sering melakukannya dengan lari cooper test, bleep test, bahkan dengan harvard step test. Semua tes tersebut berlangsung lama setidaknya 5 menit pada harvard step test.
Jadi daya tahan paru-jantung adalah kemampuan jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah seseorang untuk menyuplai oksigen pada suatu aktivitas/latihan


Kekuatan dan Daya Tahan Otot
Kekuatan dan daya tahan otot juga penting untuk dimiliki karena setiap hari disadari maupun tidak kita dapat bergerak atau beraktivitas dengan adanya kontraksi pada otot. Orang yang jarang menggunakan ototnya untuk bekerja/latihan akan membuat ototnya tidak dapat bekerja secara maksimal.
Kekuatan otot adalah kemampuan otot dalam menahan suatu tahanan. Contohnya seseorang mampu mengangkat dumbel seberat 10 kg, atau siswa mampu mengangkat kursinya setelah selesai belajar agar kelas bisa dibersihkan. Berbeda dengan daya tahan otot, kemampuan otot untuk melakukan suatu usaha dalam suatu waktu. Contohnya orang yang tadi mampu mengangkat dumbel 10 kg tetapi dia tidak dapat membawanya kembali ke rak dumbel berarti dia memiliki kekuatan otot tetapi tidak dalam daya tahannya, atau siswa yang tadi mampu mengangkat kursi agar kelasnya dia bersihkan tetapi kali ini dia membawanya kekelas sebelah karena kelas tersebut membutuhkan kursi tambahan, jika dia mampu melakukan itu dia berarti memiliki daya tahan otot yang baik.


Kelenturan

Kemampuan kita dalam melakukan gerak seluas-luasnya pada sendi tersebut dapat dikatakan bahwa kita mempunyai kelenturan yang baik. Kelenturan mempunyai peran yang penting karena dengan kelenturan yang baik gerakan kita akan lebih  efektif yang akhirnya kita tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih (efisien) untuk bergerak di bandingkan jika pergerakan sendi kita kaku/tidak maksimal.


Komposisi Tubuh

Umumnya, orang yang mempunyai daya tahan paru-jantung yang baik, juga mempunyai komposisi tubuh yang baik. Komposisi tubuh diartikan berat tubuh yang ideal atau persentase antara berat tubuh tanpa lemak dan dengan lemak






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar